Kanker Tulang Belakang

Tulang belakang bisa terkena kanker, tapi hal ini jarang menyebabkan nyei punggung. Tumor bisa tumbuh di tulang belakang, tapi lebih sering menyebar ke tulang belakang dari bagian lain (kanker sekunder). Kanker bisa menyerang tulang belakang, jaringan lunak, saraf atau susmusm tulang belakang.

Umumnya kanker tulang belakang akan dirasakan suatu gejala yag muncul, seperti :
– Nyeri punggung Anda bertambah pada malam hari atau saat berbaring
– Berusia di atas 50 tahun dan menderita nyeri punggung tanpa sebab jelas.
– Sebelumnya telah didiagnosis menderita kanker

Tulang belakang merupakan tulang yang paling sering terkena. Penyakit kanker tulang belakang sering kali muncul tanpa gejala, tapi beberapa rang merasakan sakit terus-menerus pada tulang. Rasa sakit itu bisa berupa rasa linu samar atau nyeri yang menusuk di punggung bawah yang kemudian menjalar ke bokong dan kaki. Obat penghilang rasa sakit atau anti radang digunakan untuk mengontrol gejala dan pengobatan lain (obat-obatan bifosfonat) bisa diberikan untuk memperlambat perkembangan penyakit.
Tempat yang paling sering diserang kanker tulang belakang adalah bagian ruas tulang belakang yang membentuk tulang belakang terdiri atas lempeng tebal berbentuk silinder yaitu badan ruas tulang belakang, masing-masing dengan suatu lengkungan di sebelah belakang.

Kanker tulang belakang juga dapat terjadi patah akibat penekanan tulang belakang atau yang dikenal dengan fraktur kompresi dapat disebabkan berbagai hal. Misalnya pengeroposan (osteoporosis) adanya proses keganasan (kanker), terjadinya infeksi atau adanya tumor.

Fraktur yang jika tidak mendapatkan penanganan yang memadai dapat mengakibatkan penekanan pada saraf. Terjadi rasa nyeri yang amat sangat hingga kelumpuhan. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan tindakan operasi untuk memngembalikan posisi tulang belajang ke posisi normal. Pilihan lain adalah dengan teknik pembedahan minim, vertebrsplasty dan kyphoplasty.

Teknik ini digunakan sbagai salah satu teknik untuk mengatasi rasa nyeri disebabkan terjadinya fraktur kompresi (patah tulang akibat penekanan) pada daerah tulang belakang. Teknik ini dilakukan dengan memasukkan semacam suntikan yang terdiri dari bahan semen akrilic menggunakan pembiusan lokal atau dengan pembiusan umum. Untuk memastikan semen masuk ke dalam lokasi yang tepat digunakan alat bantu berupa C-arm (semacam rontgen yang dapat digunakan di ruang operasi).

Vertebroplasty dilakukan dengan cara memasukkan semen langsung ke dalam tulang belakang. Karena kemungkinan keberhasilan besar dan kemungkinan komplikasi pasca tindakan juga tidak membahayakan, maka stelah operasi pasien dapat langsung pulang.

Kyphoplasty merupakan penyempurnaan dari teknik vertebroplasty, bedanya dnegan menggunakan semacam balon, sehingga dapat meninggikan tuang belakang yang sudah mengalami penekanan. Dengan teknik ini tidak hanya rasa nyeri yang akan dikurangi tulang belakang juga dapat ditinggikan sehingga mendekati kodnisi normal. Pada kondisi patah tulang belakang biasanya tertekan dan memendek.

Pada kyphoplasty awalnya dimasukkan balon pada tulang belakang. Selanjutnya semen di masukkan ke dalam balon, sehingga mengembang dan mebuat tulang belakang yang patah ikut mengembang. Teknik ini sangat bermakna pada kelainan patah tulang belakang atau kanker tulang belakang stadium awal. Sedangkan jika kelaianan disebabkan oleh infeksi, tumor atau pembuluh darah tidak terlalu bermakna. Pada tindakan kyphoplasty penderita harus menginap setelah tindakan.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Kanker Tulang Belakang and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *